Cara mengapus virus Copy of Shortcut + Recycler (W32/Ramnit)
Berikut ini adalah cara menghilangkan virus shortcut yang sangat menggangu data dalam komputer kita :
1. Matikan system restore computer kita terlebih dahulu caranya klik kanan pada icon My Computer, properties, klik tab System Restore kemudian berikan tanda centang pada Turn Off System Restore on All Drives dan klik OK
2. Matikan proses dari file Wscript yang terletak di C:\Windows\System32, dengan cara menggunakan tools seperti CProcess, HijackThis atau dapat juga menggunakan Task Manager dari Windows
3. Setelah dimatikan proses dari Wscript tersebut, kita harus men-delete atau me-rename dari file tersebut agar tidak digunakan untuk sementara oleh virus tersebut
Sebagai catatan, kalau kita me-rename dari file Wscript.exe tersebut dengan otomatis, maka akan dicopykan lagi di folder tersebut. Oleh sebab itu, kita harus mencari di mana file Wscript.exe yang lainnya, biasanya ada di C:\Windows\$NtServicePackUninstall$, C:\Windows\ServicePackFiles\i386.
Tidak seperti virus-virus VBS lainnya, kita bisa mengganti Open With dari file VBS menjadi Notepad, virus ini berextensi MDB yang berarti adalah file Microsoft Access. Jadi Wscript akan menjalankan file DATABASE.MDB seolah-olah dia adalah file VBS
4. Delete file induknya yang ada di C:\Documents and Settings\\My Documents\database.mdb, agar setiap kali komputer dijalankan tidak akan me-load file tersebut. Dan jangan lupa kita buka juga MSCONFIG, disable perintah yang menjalankannya.
5. Sekarang kita akan men-delete file-file Autorun.INF. Microsoft.INF dan Thumb.db. Caranya, klik tombol START, ketik CMD, pindah ke drive yang akan dibersihkan, misalnya drive C:\, maka yang harus kita lakukan adalah:
Ketik C:\del Microsoft.inf /s, perintah ini akan men-delete semua file microsoft.inf di seluruh folder di drive C:. Sementara kalau mau pindah drive tinggal diganti nama drivenya saja contoh: D:\del Microsoft.inf /s.
Untuk file autorun.inf, ketik C:\del autorun.inf /s /ah /f, perintah akan men-delete file autorun.inf (syntax /ah /f) digunakan karena file tersebut memakai attrib RSHA, begitu juga untuk file Thumb.db lakukan juga hal yang sama
6. Untuk men-delete file-file selain 4 file terdahulu, kita harus mencarinya dengan cara search file dengan ekstensi .lnk ukurannya 1 kb. Pada 'More advanced options' pastikan option 'Search system folders' dan 'Search hidden files and folders' keduanya telah dicentang.
"Harap berhati-hati, tidak semua file shortcut / file LNK yang berukuran 1 kb adalah virus, kita dapat membedakannya dari ikon, size dan tipenya. Untuk shortcut yang diciptakan virus ikonnya selalu menggunakan icon 'folder', berukuran 1 kb dan bertipe 'shortcut'. Sedangkan folder yang benar harusnya tidak memiliki 'size' dan tipenya adalah 'File Folder'. "
7. Fix registry yang sudah diubah oleh virus. Untuk mempercepat proses perbaikan registry salin script dibawah ini pada program 'notepad' kemudian simpan dengan nama 'Repair.inf'. Jalankan file tersebut dengan cara:
Klik kanan repair.inf
Klik Install
[Version]
Signature="$Chicago$"
Provider=Vaksincom Oyee
[DefaultInstall]
AddReg=UnhookRegKey
DelReg=del
[UnhookRegKey]
HKLM, Software\CLASSES\batfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\comfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\exefile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\piffile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, Software\CLASSES\regfile\shell\open\command,,,"regedit.exe "%1""
HKLM, Software\CLASSES\scrfile\shell\open\command,,,"""%1"" %*"
HKLM, SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Winlogon, Shell,0, "Explorer.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet001\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
HKLM, SYSTEM\ControlSet002\Control\SafeBoot, AlternateShell,0, "cmd.exe"
[del]
HKLM,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, Winupdate
HKCU,SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Run, explorer
Virus shortcut sangat mengganggu data di komputer kita karena virus ini selalu meng Hidden file sehingga seakan-akan data kita hilang dari drive tempat penyimpanan kita.
Semoga bermanfaat :)
Rabu, 22 Februari 2012
Selasa, 29 Desember 2009
Teknologi 4G meluncur
Meski teknologi telekomunikasi seluler generasi ketiga atau dikenal dengan 3G telah diluncurkan dan pelanggannya mulai bertambah, namun ketidakpercayaan dan kekecewaan terhadap bisnis 3G ini belumlah hilang.
Hal itu terjadi karena teknologi 3G masih mewarisi infrastruktur dari generasi kedua (2G) bukan internet protokol (IP), streaming video yang digembar-gemborkan masih nampak seperti slideshow beresolusi rendah serta data rate yang hampir sama dengan dial up daripada digital subscriber line (DSL).
Itu yang disebut-sebut banyak pihak bahwa teknologi 3G belum matang, bahkan masih dianggap sebagai 'versi beta', di mana 'versi jualan'-nya masih berada di masa depan. Ketidakpuasan itulah yang memacu percepatan generasi yang lebih tinggi daripada 3G, yaitu 4G.
Semula, teknologi seluler generasi keempat ini yang mampu mengirimkan data hingga 100 megabit per second (Mbps) ini diprediksi baru hadir pada 2010, namun beberapa perusahaan telepon seluler menargetkan 4G siap pakai pada 2006.
Generasi Ketiga
Sebelum kehadiran 3G, diramalkan akan terjadinya perkembangan signifikan terhadap sistem telekomunikasi seluler. Keunggulan utama 3G adalah pada kemampuannya mengirimkan data per detik yang lebih besar dari generasi kedua (2G) maupun 2,5 G. Misalnya WCDMA (wide code division multiple access) yang mampu mengirim data 2 Mbits per detik, CDMA 2000 1X dengan 4,8 Mbps. Bandingkan dengan GSM yang hanya mampu mengirimkan data 9,6 kilobit per second (Kbps).
Tidak mengherankan jika begitu banyak operator seluler di seluruh dunia yang mengajukan lisensi. Berdasarkan laporan dari 3GSM World Congress 2002, Singapura mengajukan tiga lisensi, Inggris lima lisensi, Jerman enam lisensi, Jepang tiga lisensi, Australia enam lisensi, Italia lima lisensi, Denmark empat lisensi, Prancis empat lisensi, Hong Kong empat lisensi dan Korea Selatan dua lisensi.
Euforia akan hadirnya teknologi seluler yang lebih menjanjikan dibanding pendahulunya ini membuat para operator menghabiskan jutaan hingga miliar-an dolar untuk biaya lisensi. Seperti Singapura yang mengeluarkan dana US$173 juta, Inggris dengan lima lisensi US$35,56 miliar, Australia US$580 juta, Denmark US$472 juta, Prancis US$524 juta, Hong Kong US$2,23 miliar, serta Korsel US$3,3 miliar.
Kemduian, terjadi perkembangan sebaliknya. Biaya investasi yang cukup tinggi membuat para operator berniat mengembalikan lisensinya. Apalagi dengan melihat kemajuan yang didapat salah satu perusahaan pertama yang menggunakan layan 3G, NTT DoCoMo, dari Jepang, yang hanya mampu menggaet 155.000 pelanggan hingga awal tahun ini. Kekecewaan menyelimuti sejumlah operator dengan daya serap teknologi ini yang tidak sesuai dengan harapan.
Kendala penetrasi 3G adalah persoalan beban biaya yang kemudian menjadi beban konsumen. Harga layanan 3G dan juga handset yang mendukung teknologi ini masih begitu mahal. Seperti ponsel yang dikembangkan Hutchison bersama Motorola dan NEC, dilepas ke pasar seharga US$750 per unit.
Tidak hanya itu, saat ini juga sedang ramai diangkat ke permukaan mengenai royalti yang harus dibayar operator dan vendor kepada pemilik hak atas kekayaan intelektual 3G.
Akibatnya, banyak proyek-proyek 3G yang kemudian dihentikan atau paling tidak ditunda. Alasannya jelas. Return of investment sulit dikalkulasi. Sebab jika tidak begitu, maka kerugian yang diderita akan makin banyak.
Memang tidak dapat disangkal bahwa 3G juga sukses lewat operator Jepang KDDI yang menggunakan teknologi CDMA 2000 1x EVDO/EVDV. Hingga September 2002, pelanggan mereka lebih dari dua juta orang dan ditargetkan akan mencapai 6 juta-7 juta pelanggan pada bulan ini.
Hanya saja, laporan Research Allied Business Intelligence (ABI) tetap berkeyakinan bahwa perkembangan 3G sulit diprediksi. Banyak kendala di masa depan yang harus dihadapi. Selain itu, penggunaan jaringan 3G juga akan dipengaruhi teknologi EDGE dan Wi-Fi.
Generasi Keempat
Penelitian mengenai 4G telah berlangsung lebih dari satu dekade. Riset pertama dilakukan di Eropa pada awal 1990-an. Riset ini dimaksudkan untuk menginvestigasi teknologi yang memungkinkan mentransmisikan data dengan kecepatan tinggi yang mampu melayani kebutuhan komunikasi bergerak hingga tahun 2020.
Proyek yang paling maju adalah mobile broadband system (MBS) sebagai hasil kolaborasi antara beberapa perusahaan dan perguruan tinggi yang diawasi oleh komisi Eropa. Para investor MBS menginginkan terciptanya sistem seluler yang menjamin kualitas pelayanan dan mampu mentransmisikan data hingga 155 Mbps (STM-1 atau Oc-3) yang setara dengan 63 x 2 Mbps atau 1890 kanal 64 Kbps.
Pada tahun 1995, MBS telah mencapai 34 Mbps. Transmisi Data yang lebih tinggi didapat dengan penggunaan beberapa jaringan secara paralel. Pengetesan telah dilakukan baik secara indoor maupun outdoor. Tingkatan fisik (physical layer) yang digunakan MBS berdasarkan varian TDMA (time division multiple access), yang digunakan oleh sebagian besar telepon 2G.
Namun, seiring dengan percepatan dari 2020 menjadi 2010 yang kemudian 2006, spesifkasi juga berubah. Tingkatan fisik yang digunakan berubah menggunakan orthogonal frequency division multiplexing (OFDM). OFDM merupakan teknologi yang tahan terhadap interferensi yang disebabkan sinyal radio pada jalur yang banyak (multiple path) dan menggunakan IPv6.
MBS diharapkan menjadi layanan yang mandiri. Sebuah pipa data besar yang dapat digunakan untuk berbagai aplikasi. Dalam 4G, tiap ponsel dirancang mempunyai alamat IP (Internet protocol) permanen. Karena begitu banyak alamat dan tingkatan sub jaringan, maka IPv6 dibutuhkan untuk mobilitas ini.
Pengguna jaringan bergerak membutuhkan IPv6, sebab ketika melebihi pengguna telepon tetap, maka jaringan internet yang ada akan menyesuaikannya. Sebagai dukungan terhadap 4G, karena itu pula semua ISP (internet service provider) diharapkan telah menggunakan penggunaan IPv6 pada 2006.
Posisi Indonesia
Walaupun beberapa operator di Indonesia mengaku siap menggelar 3G, namun diprediksi banyak pengamat dan praktisi telekomunikasi bahwa perkembangan 3G di Indonesia masih butuh waktu hingga lima tahun mendatang.
Alasannya, selain melihat lesunya minat terhadap 3G di dunia dan belum nampaknya killer application yang benar-benar menunjukkan keunggulan teknologi 3G, operator lokal juga masih bersibuk dengan peningkatan teknologi dari 2G ke 2,5G.
Memang International Mobile Telecommunication 2000 Forum telah mengalokasikan spektrum frekuensi 3G untuk Indonesia, yaitu 1920-1980 MHz dan 2110-2170 MHZ untuk komponen darat (terestrial) dan 1980-2010 MHz dan 2170-2200 MHz untuk komponen satelit. Namun, pemilihan teknologi ini untuk diadopsi dan diimplemetasi perlu dipertimbangkan dengan masak.
Operator perlu memperhatikan kemampuannya dan jangan sampai memaksakan diri memakai teknologi ini. Kasus kegagalan Digital Cellular System (DCS) 1800 menjadi pelajaran.
Apalagi, 4G sudah di depan mata, bahkan mungkin bisa lebih cepat daripada perkembangan 3G sendiri di tanah air. Jangan sampai ketika 4G hadir, para operator tanah air masih sibuk dengan teknologi 3G yang belum matang.
Itu tidak berarti kita hanya menunggu kehadiran 4G yang lebih bisa mendukung layanan multimedia, lebar pita dan transmisi data lebih lebih lebar, serta disebut-sebut lebih murah dibanding 3G, tanpa berbuat apa-apa.
'Lompatan' ini perlu didukung para ISP untuk menggunakan IPv6 dan ketersediaan handset dengan harga murah. Dengan begitu, ketika 4G diluncurkan, Indonesia benar-benar siap mengadopsinya. Kita lihat saja.
Microsoft bikin mobil pakai Wifi...hemm....

Pembuat mobil ternama telah mengumumkan generasi mobil menakjubkan, Senin (21/12) lalu dengan penerapan system Sync yang didesain di product Ford miliknya, sehingga pemilik Ford dapat memasukkan modem USB secara langsung ke mobil untuk mengaktifkan sinyal Wi-Fi, membuat Internet broadband yang dapat diakses oleh semua penumpangnya. Mobil tersebut dapat mengaktifkan Wi-Fi dari semua perangkat berfasilitas Wi-Fi, mulai dari smartphone hingga laptop.
Ford mengatakan bahwa pabrik yang meng-instal kemampuan Sync ini akan hadir di tahun depan, dan tidak ada hardware tambahan atau berlangganan modem broadband yang ada. System Sync Wi-Fi Ford ini termasuk keamanan WPA2, untuk memastikan hanya orang yang ada di dalam mobil dapat mengakses jaringan Wi-Fi tersebut. �Kecepatan teknologi ini sama cepatnya dengan modem USB. Dengan system Sync ini dipastikan user akan mendapatkan teknologi handal di masa depan.� ungkap Doug VanDagens, director Ford Connected Services Solutions Organization.
Didesain oleh Ford dan Microsoft, Ford Sync ini memudahkan pengemudi untuk menelepon, memutar music, membuka peta, berita dan prakiraan cuaca, juga mencari bisnis dan informasi lain, dan semua menggunakan teknologi suara dan pengubahan text ke suara (text-to-speech). Teknologi Ford Sync ini bukanlah yang pertama diciptakan untuk memberikan pengguna akses Internet on-the-road. Sebelumnya ada Autonet Mobile atau Waav yang membuat teknologi serupa untuk mobil Cadilac.
beritanet.com
Kamis, 22 Oktober 2009
OS Terbaru dari Intel..Free Download..!
Terbaru dari Intel yaitu Moblin 2.1. Moblin 2.1 ini berbasis Linux, dibuat sebagai preview bagi para pengembang software yang menyediakan banyak user interface dan bagaimana memperbaikinya sesuai dengan Linux Foundation, yang mengelola pengembangan OS. OS ini dapat di-download di situs Web Moblin.
Intel mengumumkan Moblin 2.1 pada Intel Developer Forumon sebagai upgrade-an dari Moblin 2.0. Moblin pada awalnya dikembangkan oleh Intel sebagai sebuah sistem operasi untuk netbook, tetapi dengan Moblin 2.1, Intel mengembangkan OS untuk desktop dan handheld devices seperti mobile Internet devices yang didukung oleh prosesor Atom dan disesuaikan dengan platform hardware masing-masing. Namun versi dari Moblin untuk nettops tidak tersedia untuk di-download.
Intel juga menyesuaikan user interface bagi para pengguna Moblin 2.1 dalam beberapa ukuran yaitu untuk layar netbook, nettops dan handheld devices. Layar Nettops berkisar dari 7 inci sampai 12 inci, sedangkan netbook dapat dilampirkan ke layar yang lebih besar.
Ada dua aAplikasi baru dalam Moblin 2.1 yaitu Moblin Garage dan Moblin Application Installer yang memungkinkan user untuk men-download, menginstal atau menghapus software. Untuk meningkatkan kemampuan kinerjanya, OS tersebut mendukung bluetooth dan data 3G mobile broadband, selain itu juga mendukung platform Trail Pine, yang merupakan platform Intel untuk netbook yang akan datang. Pine Trail ini mengintegrasikan prosesor grafis di dalam CPU Atom.
Moblin telah digunakan untuk menguji OS sebelumnya, termasuk pada Acer Aspire One, Asus Eee PC dan Dell Mini. Awal pekan ini, seorang pejabat Intel mengatakan bahwa perusahaan akan bekerja sama dengan perusahaan hardware untuk menambah kompatibilitas hardware untuk OS. Pada hari Rabu, Dell mulai menawarkan versi Moblin dengan netbook Inspiron Mini 10V.
Intel : Windows 7 Lebih Stabil Dibanding Windows XP

Intel telah meluncurkan sebuah study baru yang diberi nama "The Value of PC Refresh with Microsoft Windows 7" yang mendeskripsikan pengujian Windows 7 selama kuarter kedua 2009 untuk digunakan di perusahaan tersebut. Sebagai hasilnya, sebanyak 291 dari 300 pengguna Intel atau 97 persennya menyatakan bahwa system operasi pengganti Vista tersebut memiliki improvisasi performance dan kestabilan lebih, dibandingkan Windows XP.
Dengan adanya hasil yang positif ini, selama 2009 Intel akan melanjutkan pengujian Microsoft Windows 7, dengan meng-instal system tersebut di lab agar dapat dilakukan pengujian aplikasi yang dapat bekerja di dalamnya. Sementara itu, sebanyak 9 pengguna Windows 7 tersebut menyatakan tidak merekomendasikan system operasi tersebut ke kolega setelah menggunakan Windows 7 versi beta selama 3 bulan. Menurut study tersebut, alasannya karena terdapat banyak yang tidak dimengerti mengenai performance dan kontrol user account di Windows 7.
Di kuarter pertama 2010, Intel juga berencana untuk mengembangkan system operasi Windows 7 ke PC yang berteknologi Intel vPro.
beritanet.com
Senin, 07 September 2009
Haaah Mozilla Akui Kekalahan Firefox dari Microsoft IE???
Benarkah laporan Microsoft yang menyatakan bahwa Internet Explorer 8 telah mengalahkan keamanan, performance dan kemudahan penggunaan Mozilla Firefox?
Menurut ComputerWorld, Microsoft tampil lebih unggul dibandingkan Firefox, terutama berkaitan dengan modus porno IE8 yang bernama InPrivate Browsing. Mode tersebut bertujuan untuk menyembunyikan alamat situs ketika user online, dari keluarga dan teman. Sementara dari pihak Mozilla Foundation mengakui bahwa ekspansi location bar Firefox 3 untuk pencarian alamat URL,
telah menyimpan semua history dan bookmark user, sehingga hal tersebut yang membuat user enggan upgrade dari Firefox 2 ke Firefox 3.
Mozilla menyebutkan bahwa alasan pertama kenapa user menolak update Firefox adalah karena kebingungan menggunakan location bar browser tersebut. �Ketika kami menambah kemampuan location bar untuk mencari semua history dan bookmark di Firefox 3, sebagian besar user kemudian mengkomplain bahwa mereka tidak ingin menampilkan bookmark mereka. Dalam beberapa kasus, user telah �menanam� bookmark dengan hierarki folder yang panjang. Untuk itu, mereka merasa malu jika apa yang mereka sembunyikan semua tertampil ke audience luas.� ungkap Mozilla Foundation.
Mozilla memang menambahkan control user lebih banyak di Firefox 3.5, termasuk tipe informasi apa yang bisa ditampilkan di location bar atau mematikan fitur tersebut. Namun, Mozilla belakangan menyadari bahwa improvisasi tersebut tampaknya lebih terlambat dibandingkan IE, dan Mozilla tahu bahwa banyak user yang sudah mencoba Firefox 3 kemudian kembali ke Firefox 2.(h_n)
beritanet.com
Selasa, 01 September 2009
Trojan - Serangan Malware Dengan Tingkat Penyebaran Paling Luas

Perusahaan security BitDefender mengeluarkan laporan terbaru mereka mengenai Top Malware berdasarkan riset mengenai trojan-trojan yang paling luas penyebarannya di dunia.
Pada laporan E-Threats Landscape yang di keluarkan BitDefender, mereka mengklaim hampir 80% malware di dunia dikirimkan ke mesin korban dengan menggunakan Trojan. Di pihak lain, malware tersebut dapat melakukan berbagai hal, seperti mencatat log mengenai data keuangan atau sebagai digunakan sebagai spam relay dari jaringan botnet.
�Tugas yang paling sulit bukanlah melihat cara penyebaran malware tersebut, tetapi teknik infiltrasi-nya. Ini menjelaskan mengapa berdasarkan pengamatan kami trojan horse menyebar dengan luas 6 bulan terakhir ini�, ungkap Sorin Dudea, kepala peneliti dari BitDefender Antimalware Research.
Ketika sebuah malware memasuki suatu mesin, malware tersebut memanfaatkan bug atau celah keamanan dari suatu software dan kemudian melakukan infeksi terhadap sistem operasi-nya. Kemudian malware tersebut melakukan beberapa hal sebagai tujuan aslinya, seperti melakukan pencatatan log atau data finansial. Para kriminal ini ingin memperoleh uang dengan cara cepat, mereka selalu menggunakan bot ataupun keylogger dalam setiap aksi mereka.
Di lain pihak, spam menguasai 3% dari penyebaran malware. Cara kuno dengan menyebarkan spam berbasiskan teks dengan menginputkan link yang mengarah korban untuk menginstall malware tertentu. Ini juga menunjukan 70% email sampah yang mengandung link berbahaya menyerang inbox email.
BitDefender juga memperingatkan para cybercrime berpotensi menggunakan serangan yang berbasiskan aplikasi Flash. �Pada akhir bulan Mei lalu kami telah melihat banyak percobaan dengan memanfaatkan Exploit.SWF.Gen yang digunakan untuk melakukan remote untuk eksekusi kode via Web browser, email client �, kata Mircea Mitu dari BitDefender. �Kami memperkirakan eksploitasi terhadap Adobe Flash ActiveScript akan mengalami peningkatan untuk beberapa bulan kedepan�, ungkap Mitu lebih lanjut.
Untuk melihat daftar Top Malware dari BitDefender dapat di download di: http://download.bitdefender.com/resources/file s/Main/file/2008_H1_E-Threats_Landscape_Report.pdf
Penulis : Jonh Fredrik Ulysses
FTI - Universitas Atma Jaya
www.beritanet.com
Langganan:
Postingan (Atom)


